Warung Online
goopel
Info Lowongan Kerja Terbaru

Sunday, November 14, 2010

Ducting AC berbahan PU (Poly Urethane) postheadericon

Posted by rindang darka | Pada 4:52 AM

Dulu ketika saya melihat proyek gedung bertingkat yang berfungsi sebagai pusat perdagangan di Surabaya, ducting AC (Air Conditioner) berbahan seng (BJLS). Saat ini ketika saya menjadi supervisor dalam pembanguna villa, ducting AC menggunakan bahan Poly Urethane (PU).

ducting AC berbahan Poly UrethaneDucting AC adalah saluran-saluran yang dibuat untuk mengalirkan udara yang dikeluarkan AC menuju ruangan yang diinginkan….. seperti halnya pipa yang menjadi “jalan” air. Ducting diperlukan terutama pada bangunan atau ruangan yang menggunakan AC sentral, yaitu AC berkapasitas pendinginan besar tapi hanya terdapat satu atau beberapa buah dan terpusat. Ducting ini akan berfungsi mendistribusikan udara dingin ke ruangan-ruangan yang diinginkan.

<!-- more ->

ducting AC berbahan Poly UrethanePU (Poly Urethane) adalah bahan yang terbuat dari….. semacam gabus (busa)….. yang berupa lembaran dan diberi lapisan aluminium foil pada permukaannya (sebagai bahan isolasi).

Berikut kelebihan penggunaan ducting AC menggunakan bahan PU yang saya kutip dari CV. Astro.

 

I. Isolasi Suhu (Thermal Insulation)
- Pada Polyurethane isolasi suhu sangat baik karena isolasi ducting pada semua tempat sama dengan density : 45 – 47 Kg/m3.
- Sedangkan pada ducting BJLS, isolasi pada semua tempat tidak sama terutama pada bagian sikunya dan dengan density 24 Kg/m3, lebih kecil dibandingkan dengan Polyurethane Duct.

II. Isolasi Udara (Air Seal)
- Pada Polyurethane Duct isolasi udara pada sambungan ducting sangat baik karena dipergunakan sambungan khusus Polyurethane Duct silicon sehingga menjamin udara tidak ada bocor. System ini menjamin sampai 8 kali lebih baik dibandingkan BJLS, sehingga meninggkatkan efisiensi kerja pada unit AC dan mengurangi biaya yang terbuang.
- Pada ducting BJLS tidak menggunakan cara ini sehingga cenderung udara bocor walaupun jumlahnya sedikit.

III. Hambatan Udara (Friction Loss)
- Pada Polyurethane Duct tidak ada hambatan udara yang berarti sehingga udara dapat mengalir dengan baik didalam ducting.
- Demikian pulanya pada ducting BJLS yang tidak ada hambatan udara yang berarti sehingga udara juga mengalir dengan baik.

IV. Akustik (Acoustics)
- Polyurethane Duct tidak didesain untuk meredam suara dan bunyi walaupun suara udara yang mengalir dalam ducting tidak akan keluar.
- Sama halnya pada ducting BJLS yang bukan merupakan peredam suara.

V. Kebersihan dan Kualitas Udara (Air Quality and Hygiene)
- Pada Polyurethane Duct kebersihan dan kualitas udara sangat baik karena adanya lapisan alumunium pada lapisan dalam ducting dan tidak dipergunakan glasswool yang serbuknya dapat mengotori udara.
- Pada ducting BJLS kebersihan dan kualitas udara kurang karena tidak dilapisi alumunium dan menggunakan glasswool agar udara dingin tidak keluar.

VI. Masa pemakaian (Life Span)
- Lapisan alumunium yang menempel rapat pada kedua sisi Polyurethane Duct memberikan kekuatan serta tahan karat, pengikisan serta perubahan bentuk bahkan untuk aplikasi-aplikasi tertentu sehingga membuat masa pemakaian Polyurethane Duct sangat baik.
- Tidak adanya lapisan alumunium yang menempel rapat pada ducting BJLS.

VII. Keamanan dan Konfirmasi Sesuai Dengan Peraturan (Safety and Conformity To Regulations)
- Polyurethane Duct tidak merambatkan api, bukan berarti Polyurthane Duct tahan api. Polyurethane Duct tidak meleleh serta asap yang dihasilkan apabila terbakar tidak mengandung racun.
- Ducting BJLS cenderung susah terbakar, tetapi almunium foil yang melapisi akan mudah terbakar.

VIII. Pengangkutan (Transport)
- Polyurethane Duct berbentuk lembaran yang ringan serta mudah dalam pengangkutan, aksesoris yang diperlukan untuk membuat Polyurethane Duct serta alat-alat untuk perakitannya juga mudah dibawa kemana-mana.
- Diperlukan mesin lock pada pembuatan ducting BJLS. BJLS dalam bentuk gulungan berat sehingga sulit dalam pengangkutan.

IX. Konstruksi (Construction)
- Polyurethane Duct dapat dikonstruksi dengan menggunakan batang-batang penguat (reinforcement) untuk ducting yang besar atau ducting yang memerlukan kekuatan untuk aliran udara high pressure.
- Batang penguat tidak dipergunakan pada Ducting BJLS.

X. Pemasangan (Installation)
- Polyurethane Duct dapat dipasang dengan mudah karena ringan serta kuat.
- Ducting BJLS berat, terutama jika mempunyai ukuran yang besar sehingga lebih sulit dalam pemasangan.

XI. Tersedianya Barang (Availability)
- Polyurethane Duct telah digunakan oleh negara-negara maju di dunia melalui jaringan kerja para ahli ducting dan distributor yang secara konstan memperbaharui produk Polyurethane Duct serta teknologi manufakturnya.
- Pada ducting BJLS bahannya lebih mudah didapatkan dan mesin lock yang dipergunakan sudah merupakan barang umum.

XII. Kemudahan Dalam Memperkirakan Biaya (Ease of Estimation)
- Polyurethane Duct didukung dengan program computer yang membuat perkiraan biaya menjadi lebih ekonomis dan efisien sehingga tidak memberatkan pengguna.
- Ducting BJLS tidak dipergunakan program computer serta masih adanya kemungkinan bermain tidak jujur dalam hal ketebalan BJLS serta density glasswool.

XIII. Kompetitif (Competitiveness)
- Keseluruhan system Polyurethane Duct menawarkan keunggulan-keunggulan yang tidak dimiliki ducting BJLS konvensional selain produktivitas pada tahap konstruksi dan instalasi.
- Tidak memiliki keunggulan-keunggulan yang dimiliki Polyurethane Duct.

XIV. Hemat Energy (Energy saving)
- Pada Polyurethane Duct menghasilkan isolasi suhu yang sempurna serta isolasi udara yang optimal menyebabkan kapasitas Air Handling Unit (AHU) dapat bekerja dengan maksimal, meningkatkan efisiensi serta mengurangi biaya.
- Ducting BJLS belum dapat memaksimalkan kapasitas AHU sehingga tidak dapat meningkatkan efisiensi serta menghemat energi dan biaya.